Kawaii Beauty Japan

Health

Kehamilan Tetap Sehat Saat Menjalani Puasa? Tentu Saja Bisa!

Yuk lakukan 6 hal ini supaya fisikmu tetap kuat dan sehat selama berpuasa meski dalam kondisi hamil!

Melisa

Kerinduan hati untuk menjalani ibadah puasa tentu membuatmu jadi bersemangat menyambut bulan Ramadan. Namun hatimu justru akan menjadi ragu saat harus menjalani ibadah puasa sekaligus menjaga kondisi kehamilanmu. Di satu sisi ingin memastikan janinmu tetap sehat, tetapi di sisi lain panggilan untuk beribadah di bulan suci juga tak bisa diabaikan begitu saja.

Kalau kondisi kesehatanmu selama hamil baik-baik saja, tak masalah kok jika kamu ingin menjalani ibadah puasa di bulan Ramadhan. Kehamilanmu akan tetap sehat selama berpuasa asalkan kamu memperhatikan beberapa hal ini:

Jangan Lupa Berkonsultasi dengan Dokter

Sebelum mulai menjalani ibadah puasa, jangan lupa untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu, ya. Tanyakan saja apakah kondisi kehamilanmu memungkinkan kamu untuk tetap menjalani ibadah puasa tahun ini. Kamu juga bisa menanyakan tips lainnya untuk menjaga kesehatanmu selama berpuasa dalam kondisi hamil.

Beristirahatlah dengan Waktu yang Cukup

Ibu hamil tentu harus menghemat energinya di kala berpuasa. Oleh sebab itu, pastikan kamu memiliki waktu istirahat yang cukup ketika berpuasa supaya tubuhmu tidak lemah dan tidak merasa lelah, ya.

BACA JUGA: Langsung Tidur Setelah Sahur Bisa Membuatmu Sakit? Cari Tahu Alasannya!

Mengonsumsi Makanan yang Bergizi

Makanan yang bergizi dalam porsi yang seimbang adalah kebutuhan utama ibu hamil selama berpuasa. Kamu harus meminimalkan konsumsi lemak dan karbohidrat dalam jumlah yang berlebihan agar tak mengganggu sistem pencernaan.

Disamping itu, jangan lupa pula untuk mengonsumsi sayur, buah-buahan dan air yang cukup sejak waktu berbuka hingga sahur, ya.

Tentang Asupan Cairan Bagi Tubuh

Asupan cairan bagi ibu hamil harus terpenuhi dengan baik supaya sistem metabolisme tubuh dapat berlangsung dengan lancar. Sebaiknya kamu meminimalkan konsumsi hidangan berbuka dan sahur yang mengandung terlalu banyak gula seperti kolak atau es campur, ya. Sebagai gantinya, kamu bisa lebih sering minum air hangat setelah berbuka puasa.

BACA JUGA: Cara Tepat Memenuhi Kebutuhan Cairan Tubuh di Bulan Puasa

Perkirakan Waktu Sahurmu dengan Baik

Mengonsumsi makanan saat sahur harus dilakukan secara bertahap minimal 1 jam sebelum imsak. Kamu bisa memulai makan sahur dengan mengonsumsi hidangan berat yang mengandung karbohidrat dan protein. Selanjutnya, kamu bisa melengkapi makanan yang sudah kamu cerna dengan konsumsi buah-buahan. Makanlah dengan porsi kecil dan intensitas yang lebih sering untuk memaksimalkan energi bagi dirimu dan janinmu.

Tak Perlu Terlalu Memaksakan Dirimu, Ya!

Ibadah puasa di bulan Ramadan memang membuat hatimu jadi lebih tenang dan siap menyambut hari yang fitri. Tapi ini bukan berarti kamu harus memaksakan diri untuk berpuasa ketika kondisi kehamilanmu tidak memungkinkan. Kamu bisa mengurungkan niat untuk berpuasa jika kondisi kehamilanmu lemah dan butuh perhatian ekstra agar kamu dan janinmu tetap sehat setiap saat.

Dengan mempertimbangkan kesehatan dan asupan gizimu selama hamil, maka menjalani ibadah puasa saat sedang hamil bukanlah perkara yang mustahil. Jagalah kondisi kesehatanmu selama hamil dengan mengonsumsi asupan nutrisi yang seimbang dan melakukan aktivitas fisik yang tepat.

BACA JUGA: Hindari Beberapa Jenis Makanan Berikut Ini Selama Bulan Puasa

Tagged in:
Melisa
day-dreamer, night-thinker, black enthusiast :)
Share this article

Artikel Terkait

Manfaat Tertawa bagi Kesehatan

Coba ingat-ingat seberapa sering kamu tertawa tulus (tanpa dibuat-buat) setiap harinya? Coba buat dirimu lebih rileks dan lebih sering tertawa, karena ada banyak manfaat kesehatan saat kamu tertawa

Yenni Octavia