Kawaii Beauty Japan

Lifestyle

Kamu Influencer Pemula? Ini Panduan Cara Bikin Rate Card

Bikin rate card menjadi langkah kedua setelah kamu punya beberapa followers dan ingin mendekati brand untuk kolaborasi. Apa itu rate card? Baca terus ya, Ladies!

Tha Arpy

Di artikel sebelumnya, saya menulis beberapa tips yang harus dipersiapkan jika kamu tertarik untuk jadi influencer nih, Ladies. Kali ini, ada hal lain yang perlu kamu ketahui.

Influencer, dengan jumlah followers yang banyak dan chemistry yang terjalin bersama audiens memang menjadi incaran para brand untuk berkolaborasi. Kolaborasi ini, bisa digambarkan dengan sebuah tukar value dimana influencer mendapatkan sesuatu yang bisa berupa uang atau produk gratis agar bisa dicoba sebelum review, sementara itu brand mendapatkan benefit atas ulasan yang dihasilkan dalam mempengaruhi opini audiens agar mereka tertarik dengan produk tersebut.

Karena itulah, influencer harus menyiapkan rate card sebagai alat informasi kepada brand sebelum bekerjasama. 

Apa sih rate card influencer itu? Rate card influencer adalah sebuah list dari servis dan harga yang kamu tawarkan ke brand. Gambarannya adalah seperti sebuah menu di restoran tempat kamu membeli makanan. Mereka mencantukan jenis-jenis makanan, porsi dan tentunya harga. 

Rate card mempermudah brand untuk memilih paket untuk melakukan transaksi dengan kamu, Ladies. Kira-kira apa saja sih yang perlu dicantumkan di rate card? Berikut penjelasannya. 

  1. Cantumkan nama dan contact info untuk mempermudah brand mengenali dan menghubungi kamu nantinya. 

  2. Tuliskan platforms yang kamu gunakan misalnya Twitter, Instagram, Blog atau TikTok

  3. Jumlah followers dan engagement rate

  4. List campaigns yang kamu jalankan sebelumnya (optional jika kamu sudah berpengalaman)

  5. Berikan informasi berupa konversi dari campaigns yang pernah kamu jalankan sebelumnya. Sehingga brand memiliki gambaran jika bekerjasama dengan kamu. (optional)

  6. Tulis keunikkan kamu, apa yang membuat kamu unik? Kenapa brand harus pilih kamu. Ini menjadi sangat krusial apalagi bagi kamu yang belum berpengalaman. 

  7. Paket servis yang akan kamu tawarkan, misalnya 1x tweet di Twitter, atau 1x posting video di TikTok, dan seterusnya.

  8. Jangan lupa harga. Cantumkan berapa harga untuk setiap paket yang kamu tawarkan.

Setelah di break down seperti di atas, rate card influencer memang terlihat seperti portofolio yang dikhususkan sebagai sebuah ilustrasi jika brand deal dengan kamu. 

Gimana nih, Ladies? Kamu sendiri sudah punya gambaran belum? Praktikan list di atas yaa biar bikin rate card kamu jadi lebih kece dan lengkap!

Tagged in:
Tha Arpy
A woman who loves writing to express everything
Share this article

Artikel Terkait