Foto Ingin Turun Berat Badan Saat Berpuasa? Baca Tips Ini!

Ingin Turun Berat Badan Saat Berpuasa? Baca Tips Ini!

Selama bulan puasa, kebanyakan orang biasanya mengalami kenaikan berat badan. Padahal bulan puasa bisa menjadi saat yang tepat untuk kamu beribadah sekaligus mengatur atau menurunkan berat badan

Kawaii ladies sering merasa lemas dan tidak segar saat berpuasa? Ada banyak hal yang sering bikin kamu menjadi lemas saat berpuasa lho! Tapi bukannya merasa semakin kurus, kamu justru merasa lebih gemuk saat bulan puasa dan tidak bisa menikmati santapan di hari Idul Fitri karena takut semakin gemuk. 

Pastinya kamu nggak mau hal tersebut terjadi pada kamu kan? Untuk itu, Yuk baca tips berikut ini agar tetap fit di akhir bulan puasa!

 

Healthy Food

Saat Sahur

Saat sahur, pastikan kamu mengonsumsi makanan empat sehat lima sempurna. Dalam piring makananmu wajib ada serat(sayuran), karbohidrat (bisa berupa nasi, kentang, ubi), vitamin (bisa didapat dari buah, maupun sayuran), dan protein (hewani dan nabati).

Kamu mengombinasikan, misal: nasi merah, dada ayam bakar, sayur tumisan, tempe/tahu, sebuah apel, dan susu. Bila kamu kurang suka susu sapi, kamu bisa menggantinya dengan susu kedelai maupun yogurt.

BACA JUGA: Susu Almond, Susu Nikmat Kaya Manfaat

Kebanyakan orang saat sahur tidak mementingkan gizi yang masuk kedalam tubuh. Yes.. “yang penting kenyang..”. Padahal kalau menunya salah, justru bisa bikin puasa kamu jadi tidak bersemangat lho!

Banyak orang lebih memilih mengkonsumsi nasi, mie instan, dan makanan berkarbohidrat tinggi lainnya. Karbohidrat memang akan membuatmu cepat merasa kenyang, namun kamu akan merasa cepat lapar juga. So, perbanyak konsumsi sayur dan buah saat sahur sangat membantu menjaga perut tetap terasa kenyang selama puasa. Buah dan sayur termasuk dalam senyawa fiber yang sulit diolah oleh tubuh. Makanya perutmu akan merasa kenyang lebih lama.

 

Fasting

 

Saat Puasa

Setelah imsak, ini saatnya berpuasa! Biasanya setelah sahur dan sholat shubuh, kamu akan tergoda untuk melanjutkan tidur. Padahal, jarak antara makan dan tidur adalah minimal 3 jam lho! Tidur setelah sahur akan membuat proses pengolahan makanan dalam tubuh menjadi tidak sempurna dan akhirnya menyebabkan kegemukan.

Sebaiknya berikan tubuhmu olahraga kecil-kecilan. Bisa dengan membereskan tempat tidur, menyapu ruangan, atau mungkin membereskan ruang makan. Lalu lanjutkan dengan mandi pagi agar tubuh terasa segar. Setelah itu kamu bisa segera bersiap untuk pergi ke kantor ataupun ke kampus.

Memasuki waktu dzuhur, mata akan mulai terasa mengantuk. Jika memungkinkan, luangkanlah waktu untuk tidur siang sejenak. Tidur siang selama 30 menit bisa merefresh otak, sehingga tubuh akan terasa lebih segar saat bangun tidur.

BACA JUGA: Jangan Biarkan Kurang Tidur Membuat Kamu Terlihat Kurang Segar!

Menjelang waktu berbuka, biasanya kamu akan pergi keluar untuk mencari hidangan berbuka. Biasanya kamu akan membeli makanan dalam jumlah yang banyak karena merasa lapar, atau mungkin hanya sekedar lapar mata. Untuk menghindarinya, cobalah membawa uang dalam jumlah secukupnya atau PAS-PASAN!

Jika kamu membeli makanan yang tinggi kalori seperti gorengan dan kolak, sebaiknya sharing dengan teman-teman agar kamu tidak makan terlalu banyak. Jika kamu membeli es buah/ es doger/ es cendol, mintalah pada penjualnya untuk mengurangi takaran gulanya. 

Jangan lupa untuk memanfaatkan waktu saat membeli ta'jil ini untuk berolahraga ringan, seperti jogging dari rumah ke tempat jajanan di depan komplek.

 

Tea Time

Saat Berbuka Puasa

Saat Adzan Magrib berkumandang, banyak dari kamu yang langsung menyerbu semua makanan yang dihidangkan. Padahal saat berpuasa, tubuhmu dalam kondisi kekurangan gula, jika kamu langsung makan dalam porsi besar saat berbuka, gula darah akan langsung ‘melompat’ naik. Ibaratnya, sebuah gelas kaca yang dalam kondisi dingin dari kulkas, yang langsung disiram dengan air panas. Karena suhu gelas mendadak naik maka gelas pun pecah, begitu juga halnya dengan tubuhmu.

Siasati dengan membagi makanan menjadi dua periode dengan jeda waktu minimal 15 menit. Kamu bisa berbuka dengan makanan teh manis hangat dan kurma, setelah sholat Magrib barulah kamu menyantap nasi beserta lauk pauk.

BACA JUGA: Suka Minum Es Teh Manis? Hati-Hati! Bisa Bahaya buat Ginjal Lho!

Kamu masih bisa menikmati camilan setelah Shalat Tarawih. Pilihlah buah sebagai camilanmu dan jika buah tersebut sudah bercampur dengan es buah/sop buah, perhatiakn porsi dan takaran gulanya ya. Hindari makan makanan berat (misal: indomie, gorengan atau kolak) jika sudah melewati pukul 21.00 agar kamu tidak malas untuk bangun sahur karena sudah terlalu kenyang.

Saat Ramadhan, kurangi kebiasaan begadang. Tidur paling lambat pukul 22.00, lalu bangun sahur pukul 03.00. Pola tidur yang salah justru akan membuat tubuh ga segar selama menjalani puasa.

Dengan tips diatas semoga puasa dan ibadahmu semakin maksimal ya kawaii ladies!

 

Artikel Selanjutnya

Foto Meylisa Agustina

Meylisa Agustina

Lady on Duty. Suka banget hal yang berkaitan dengan Jepang, tapi tetep cinta Indonesia. Hobi sama dunia fotografi dan tulis menulis.

Loading...

Logo Kawaii Beauty Japan

Gabung di social media kami untuk mendapatkan informasi dan tips kecantikan.

© 2019 PT Media Makmur

Logo Kawaii Beauty Japan Newsletter

Dapatkan informasi menarik beserta update Present terbaru dari Kawaii Beauty Japan dengan mengisi identitas Kamu di sini