Foto Jenis Gula Yang Baik Di Konsumsi Tubuh

Jenis Gula Yang Baik Di Konsumsi Tubuh

Foto Me Siang
Me Siang
Contributor
Hampir setiap hari kita mengonsumsi gula yang terkandung dalam makanan, minuman dan dessert. Sebelumnya ketahuilah gula jenis apa yang lebih baik dikonsumsi oleh tubuh .

Siapa sih yang tidak menyukai makanan dan minuman manis? Apalagi saat sedang merasa stres dan kelelahan, dengan sedikit asupan yang mengandung rasa manis pasti energi terasa kembali. Bagi yang sedang menjalankan diet atau menderita diabetes mengonsumsi makanan atau minuman manis adalah sebuah ancaman, tapi jika tubuh tidak mendapat asupan gula sama sekali juga berbahaya. Segala sesuatu yang berlebih atau kurang pasti akan berdampak buruk bagi tubuh, tapi jika kamu mengonsumsi dengan dosis yang seimbang akan bermanfaat bagi kesehatan.

Secara garis besar gula membantu meredakan rasa stress, keseimbangan emosi dan mental, mood, daya ingat, serta konsentrasi. Gula terbagi menjadi 4 jenis di Indonesia, yaitu: gula pasir, gula batu, gula merah (gula Jawa/ Aren), dan gula jagung. Dari berbagai jenis gula tersebut, gula mana sih yang lebih baik untuk dikonsumsi oleh tubuh kita?

Gula Pasir

1.  Gula Pasir

Gula pasir terrbuat dari sari tebu dan berbentuk kristal dengan ukuran kecil yang halus. Pada zaman dahulu gula pasir bermanfaat untuk mengobati infeksi atau luka bekas goresan pedang. Saat ini gula pasir dimanfaatkan untuk kecantikan dan perawatan kulit seperti mengangkat sel kulit mati, membersihkan noda hitam dan menghaluskan bibir.

Namun gula pasir berakibat buruk bagi pankreas dan tubuh karena gula pasir merupakan karbohidrat yang sulit dicerna dan diubah menjadi energi, justru gula pasir dicerna menjadi gula darah dalam waktu 3 menit. Untuk mengubah gula darah menjadi energi yang dapat disimpan dalam otot pankreas membutuhkan waktu kurang lebih sekitar 2 jam 20 menit. Indeks lelah pankreas mencapai nilai +5, nilai ini berlaku untuk ½ sendok – 1 sendok gula. Berat ½ sendok makan gula pasir kurang lebih 5gr. Sedangkan kondisi pankreas yang normal hanya mampu mengubah ½ sendok makan gula pasir menjadi energi tiap hari.

Jadi dapat dikatakan mengolah gula pasir menjadi energi merupakan pekerjaan yang sangat melelahkan bagi pankreas. Apabila kita mengonsumsi lebih dari ½ sendok gula setiap hari maka sisanya akan menjadi gula darah dan lemak pada tubuh sehingga dapat membuat badan bertambah gemuk dan menderita diabetes.

BACA JUGA: Konsumsi Gula Berlebihan Bisa Mengakibatkan Kecanduan

Gula Batu

2.  Gula Batu

Pembuatan gula batu menggunakan air yang dipanaskan pada suhu tertentu sehingga membuat gula pasir menjadi kristal dan mengeras seperti batu. Bagi pankreas dan tubuh, gula batu memiliki efek yang berbeda dari gula pasir. Untuk mengubah gula batu menjadi gula darah dan mengubah gula darah menjadi energi sama-sama hanya membutuhkan waktu 3 menit.

Indeks lelah pankreas juga lebih rendah, yaitu +0,0005, ini lebih rendah 10.000x dari gula pasir. Pankreas hampir tidak merasa lelah mengubah gula batu menjadi sebuah energi. Kondisi pankreas normal mampu mengkonversi 6 sendok makan gula batu menjadi energi setiap harinya atau kira-kira setara 60gr. Dengan demikian dapat dikatakan kalau gula batu jauh lebih sehat daripada gula pasir.

Palm Sugar

3.  Gula merah

Gula merah terbuat dari pohon Aren yang berasal dari Jawa, karena tampilannya berwarna merah maka disebut gula merah. Gula merah memiliki manfaat kesehatan untuk mengatasi anemia, asma, kejang otot, nyeri atau kram akibat menstruasi, masalah pencernaan, membersihkan darah dan mencegah peradangan.

Cara kerjanya sama seperti gula batu yang hanya membutuhkan waktu 3 menit. Yang membedakannya adalah indeks lelah pankreas dalam menghasilkan insulin untuk mengubah gula darah menjadi energi yaitu +0,00005, lebih rendah sekitar 10x dari gula batu dan menjadikan gula merah karbohidrat kompleks yang sehat. Pankreas mempu mengubah 9 sendok makan gula merah menjadi energi setiap hari atau setara 90gr.

BACA JUGA: Inilah Alasan Berbuka dengan yang Manis

Jagung

4.  Gula Jagung

Belakangan ini ekstrak jagung dimanfaatkan sebagai pemanis alami pengganti gula karena rendah kalori dan baik untuk penderita diabetes dibandingkan gula jenis lainnya. Jagung juga merupakan sumber karbohidrat kompleks dan zat gizi lainnya seperti Vitamin B, C, karoten, kalium, zat besi, magnesium, fosfor, omega 6, dan lemak tak jenuh yang membantu menurunkan kolestrol.

Kandungan nutrisi dalam 100gr gula jagung, yaitu : energi 129 kal, protein 4,1 g, lemak 1,3 g, karbohidrat 30,3 g, kalsium 5 g, fosfor 108 mg, zat besi 1,1 mg, vitamin A 117 IU, vitamin B1 0,18 mg, Vitamin C 9 mg, dan air 63,5 g.

Jadi, dapat diputuskan jenis gula yang baik untuk dikonsumsi tubuh kita secara berurutan adalah gula jagung, gula merah, gula batu, dan yang terakhir gula pasir. Sudah tahu kan gula yang baik untuk tubuh, mana yang akan kamu konsumsi ladies?

Loading...

Logo Kawaii Beauty Japan

Gabung di social media kami untuk mendapatkan informasi dan tips kecantikan.

© 2019 PT Media Makmur

Logo Kawaii Beauty Japan Newsletter

Dapatkan informasi menarik beserta update Present terbaru dari Kawaii Beauty Japan dengan mengisi identitas Kamu di sini