Kawaii Beauty Japan

Diet

Diet Sehat atau Diet Cepat? Mana yang Paling Baik Untukmu?

Untuk mencapai berat badan yang kamu inginkan seringkali wanita melakukan diet. Namun, seringkali kamu dihadapkan dengan pilihan diet sehat atau diet yang cepat. Sebenarnya yang mana sih yang baik unt

Wikan Saputri

Bagi wanita, memiliki berat badan yang ideal adalah sebuah keharusan. Untuk mencapai hal itu, seringkali kita menjalankan diet untuk mendapatkan berat badan yang kita inginkan. Dalam menjalankan diet inipun kita dihadapkan dengan pilihan untuk melakukan diet sehat atau diet cepat ya kan, ladies? Sekarang kamu tidak perlu bingung lagi, simak ulasan lengkapnya di sini.

Diet Cepat

Batas pengurangan berat badan yang direkomendasikan dan dikategorikan sebagai pengurangan berat badan yang aman adalah antara setengah hingga satu kilogram per minggunya. Bagi kamu yang ingin menurunkan berat badan lebih dari batas di atas, maka biasanya mereka akan melakukan diet cepat untuk mencapai targetnya, biasanya target yang dibuat pun tidak realistis, seperti 8 kg dalam satu minggu. Hal ini tentu saja tidak sehat dan menimbulkan resiko yang sangat besar. Berikut adalah resiko dari diet cepat

Tubuh Lemas dan Mudah Lelah

Badan lemas
Berbanding terbalik dengan target yang realistis, diet cepat menuntut seseorang untuk mengurangi porsi makannya secara drastis, bahkan kadang memaksakan untuk tidak makan sama sekali. Hal ini akan menyebabkan tubuh kekurangan kalori dan membuatnya cepat lelah hingga mengakibatkan produktivitas menurun.

Kurang Nutrisi

Kekurangan nutrisi dari makanan

Tubuh yang sehat adalah yang memiliki cukup asupan vitamin, mineral, lemak, karbohidrat, dan protein. Namun, orang yang melakukan diet cepat biasanya  mengurangi salah satu atau lebih dari asupan di atas, seperti lemak dan karbohidrat. Padahal tubuh kita juga membutuhkan asupan karbohidrat dan lemak untuk menyeimbangkan nutrisi tubuh.

Berat Badan Mudah Naik Kembali

Berat badan yang kembali naik

Diet cepat mengakibatkan makanan yang kita konsumsi tidak terbakar secara sempurna dan akhirnya menyebabkan berat badan naik kembali dengan sangat cepat. Karena untuk mendapatkan hasil yang tahan lama perlu adanya pengaturan pola makan dan gaya hidup sehat, maka berat badan yang turun karena diet cepat akan cepat naik pula.

Rusaknya Jaringan Otot

Kuat

Diet cepat yang dilakukan secara ekstrem biasanya tidak membakar lemak, namun membakar otot-otot, sehingga menyebabkan rusaknya jaringan otot.
Diet cepat dapat menimbulkan resiko yang sangat berbahaya berupa penyakit serius, salah satu yang paling berbahaya adalah penyakit batu empedu yang terjadi pada 1-2 orang dari 10 orang yang mengalami penurunan berat badan dalam jumlah banyak dalam waktu singkat.

Diet Sehat

Makan makanan sehat

Pada dasarnya diet sehat adalah pengaturan pola makan yang baik dan seimbang, sehingga semua nutrisi tubuh dapat terpenuhi. Berikut adalah kebiasaan baik untuk diet sehat yang dapat kamu lakukan.
1. Mengonsumsi air mineral minimal 8 gelas per hari secara teratur
2. Jangan lewatkan menu utama dan pastikan kamu makan tepat waktu
3. Perbanyak konsumsi sayur mayur agar kamu bisa kenyang lebih lama
4. Hindari mengonsumsi makanan ringan berkalori tinggi
5. Menyempatkan diri untuk selalu rutin berolahraga
6. Makan dengan tenang tanpa mengerjakan hal-hal lainnya

Nah itu dia ladies, ulasan tentang diet sehat dan diet cepat. So, mulai sekarang tak perlu bingung lagi mana diet yang harus kita jalani. Memang diet cepat dapat menghasilkan hasil yang instan, tapi ingat hasil ini tidak bisa bertahan lama, lho ladies! Yuk kita lakukan diet sehat mulai sekarang!
 

Wikan Saputri
Long life learner...
Share this article

Artikel Terkait

Manfaat Jadi Influencer

Apa saja sih manfaat yang bisa kamu dapatkan jika jadi seorang influencer? Apa benar influencer juga memiliki manfaat untuk brand? Yuk baca selengkapnya.

Tha Arpy