Kawaii Beauty Japan

Health

Awas! 6 Hal Ini Ternyata Merupakan Penyebab Bau Mulut Lho

Bukan hanya karena habis makan saja lho, ladies!

Hikma Adriani

Kamu tidak mau kan ketika sedang berbicara dengan seseorang tapi lawan bicaramu tiba-tiba menutup mulutnya. Apa jangan-jangan ada yang salah dengan nafasmu? Duh, membuat tidak percaya diri kan, ladies? Bau mulut tidak hanya merupakan indikasi penyakit dalam mulut dan penyakit lain seperti hati dan ginjal. Namun, bau mulut ternyata juga dapat meurunkan rasa percaya diri seseorang.

Ketika seseorang mempunyai masalah dengan bau mulut yang tidak sedap, maka akan cenderung malu untuk berkomunikasi dengan orang lain. Selain karena disebabkan penyakit dan kurang rutin menggosok gigi, ternyata ada beberapa kebiasaan yang menjadi penyebab bau mulut kamu. Yuk ladies, kita cek kebiasaan buruk berikut.

6 Hal Ini Ternyata Merupakan Penyebab Bau Mulut Lho

Yuk, simak hal-hal ini, ladies!

1. Kurang Minum

Kurang minum

Kurang minum dapat menyebabkan mulut seseorang menjadi kering dan produksi air liur dalam mulut berkurang sehingga menimbulkan masalah pada mulut. Air putih selain menyehatkan dan dapat mempercantik kulit, juga dapat meningkatkan produksi air liur. Air liur yang berfungsi sebagai pembersih alami dapat mengurangi bau mulut yang kurang sedap. Yuk biasakan untuk selalu mengonsumsi air putih minimal 8 gelas perhari.

2. Tidak Sarapan

Sarapan

Nah, buat kamu yang malas sarapan, ternyata melewatkan sarapan juga dapat membuat kamu memiliki masalah bau mulut. Sarapan pagi bermanfaat membantu meningkatkan lidah dari bakteri penyebab bau mulut. Jangan lupa untuk mengonsumsi sayur dan buah berserat tinggi saat sarapan untuk membantu mencegah bau mulut.

3. Mulut Kering

Mulut

Mulut kering selain disebabkan akibat kurangnya mengonsumsi air putih, juga disebabkan karena kebiasaan yang salah. Kebiasaan tersebut adalah mengorok saat tidur dimana kita cenderung bernafas melalui mulut. Kuman tersebut tentunya dapat membuat bau mulut menjadi tidak sesap. Usahakan untuk tidak bernafas lewat mulut kecuali dalam keadaan terpaksa seperti saat sakit flu/ pilek yang menyebabkan hidung tersumbat.

4. Makan Makanan yang Salah

Salah makan

Makanan seperti bawang putih, pete, dan jengkol memang terbukti dapat menyebabkan bau yang kurang sedap pada mulut. Kandungan belerang dalam bawang akan tertinggal lebih lama dalam mulut dan dapat terserap ke dalam aliran darah sehingga dapat menyebabkan bau kurang sedap. Sebaiknya hindari makanan tersebut, atau jika terpaksa mengonsumsi sebaiknya segeralah untuk berkumur dan menggosok gigi.

5. Diet Rendah Karbohidrat

Diet

Buat kamu yang sedang menjalankan program diet, mulailah untuk mengatur menu makanan yang tepat. Saat kita diet biasanya kita menghindari makanan yang mengandung karbohidrat dan lebih memilih makan makanan yang banyak mengandung protein dan serat. Makanan yang kaya protein bisa memicu bau mulut. Hal ini dikarenakan asam amino bertindak sebagai tempat berkembang biaknya bakteri mulut.

Selain itu, saat asupan karbohidrat kurang, tubuh akan membakar cadangan lemak sehingga energi yang dibuthkan lebih besar. Akibatnya, tubuh akan mengambil air lebih banyakdari bagian tubuh lainnya, salah satunya air liur. Sebaiknya imbangi menu dietmu dengan banyak makanan berserat seperti buah dan sayuran.

6. Merokok dan Minum-Minuman Beralkohol

Merokok

Jika kamu suka merokok dan minum minuman beralkohol, sebaiknya mulailah untuk mengurangi kebiasaan tersebut. Selain berbahaya bagi kesehatan, kebiasaan ini juga dapat menyebabkan masalah pada bau mulut. Kandungan tar, nikotin, dan zat lainnya dalam rokok membuat napas tidak segar. Terlalu banyak minum alkohol juga dapat mengeringkan kelenjar ludah sehingga kelembaban dalam mulut pun akan berkurang dan menyebabkan bau mulut.

Hikma Adriani
Mahasiswa jurusan Akuntansi yang merangkap sebagai barista. Sangat suka dengan budaya Jepang.
Share this article

Artikel Terkait

Manfaat Tertawa bagi Kesehatan

Coba ingat-ingat seberapa sering kamu tertawa tulus (tanpa dibuat-buat) setiap harinya? Coba buat dirimu lebih rileks dan lebih sering tertawa, karena ada banyak manfaat kesehatan saat kamu tertawa

Yenni Octavia