Foto Tidak Hanya Lezat, Makanan Khas Imlek Ternyata Memiliki Filosofi Unik!

Tidak Hanya Lezat, Makanan Khas Imlek Ternyata Memiliki Filosofi Unik!

Foto Santi Berlinawati
Santi Berlinawati
Contributor
Perayaan Imlek selalu dilengkapi dengan beraneka hidangan dan makanan khas Imlek, yang ternyata memiliki makna cukup mendalam. Apa saja hidangan tersebut?

Imlek merupakan salah satu momen penting bagi masyarakat Cina yang dirayakan secara besar-besaran setiap tahunnya. Perayaan Imlek yang juga sering disebut dengan Festival Musim Semi ini selalu menyajikan makanan-makanan khas Tahun Baru Cina yang tidak hanya lezat, namun mengandung makna penting di baliknya.

Makna Penting Di Balik Makanan Khas Imlek  

Ini dia hidangan khas Imlek dan makna yang terkandung di dalamnya:

Kue Keranjang Lambang Persaudaraan

Kue keranjang

Sesuai dengan namanya, makanan khas Imlek yang satu ini diberi nama kue keranjang karena dicetak menggunakan keranjang. Kue keranjang memiliki tekstur yang lengket dan kenyal karena terbuat dari tepung ketan dan gula.

Tekstur yang lengket tersebut ternyata mengandung makna eratnya persaudaraan, sedangkan kekenyalannya mencerminkan keuletan untuk menggapai cita-cita. Rasa manis kue keranjang juga berarti kebahagiaan, berpikir optimis, dan menikmati berkah. Selain itu, bentuknya yang bulat tak memiliki ujung berisi pesan kekeluargaan yang harus selalu diutamakan dan dibina agar tidak putus.   

Ikan Bandeng Lambang Melimpahnya Rezeki

Ikan bandeng

Ikan bandeng merupakan salah satu hidangan yang juga selalu ada saat Imlek. Ikan bandeng menjadi simbol rezeki yang melimpah. Ikan dalam bahasa Mandarin berbunyi mirip dengan kata ‘yu’ yang memiliki arti rezeki.

Dalam penyajiannya, ikan bandeng dihidangkan utuh. Ketika ada tamu kehormatan yang hadir, maka kepala ikan biasanya akan diarahkan kepada tamu tersebut sebagai bentuk penghormatan. Dalam perjamua besar Tiongkok, ikan bandeng biasanya dihidangkan terakhir sebagai harapan akan melimpahnya rezeki di masa yang akan datang.

Jeruk dan Pisang Lambang Kemakmuran

jeruk dan pisang

Pisang raja atau pisang mas adalah buah-buahan yang harus disajikan saat Imlek karena memiliki makna kemakmuran. Begitu juga dengan jeruk kuning yang masih disertai sedikit batang dan daunnya, sebagai simbol kemakmuran yang terus menerus tumbuh.

Jeruk dalam bahasa Mandarin disebut dengan chi zhe. Chi memiliki arti rezeki, sedangkan zhe berarti buah. Sehingga jeruk bagi orang Cina merupakan buah yang mendatangkan rezeki. Jeruk yang berwarna oranye seperti emas juga sering diartikan sebagai uang.

Siu Mie Lambang Panjang Umur

Ini dia salah satu makanan favorit khas Imlek yang melambangkan panjang umur. Siu Mie atau yang sering disebut Shou Mian berarti mi panjang umur.

Pada saat menghidangkan, mi harus disajikan utuh panjang tanpa putus hingga ke ujungnya. Hal ini merupakan harapan agar umur panjang, tidak putus-putus. Mie boleh dipotong ketika akan disantap.

Tebu dan Nanas Lambang Kejayaan

Nanas

Sesuai dengan rasanya yang manis, kehadiran tebu pada perayaan Imlek juga diharapkan akan mendatangkan kehidupan yang manis di kehidupan yang akan datang.

Selain itu, meskipun buah-buahan berduri seperti durian dan salak tidak diperbolehkan, namun tidak demikian dengan nanas. Nanas, yang juga disebut sebagai Wang Li, ketika diucapkan serupa dengan kata Wang yang berarti berjaya. Nanas juga adalah simbol mahkota raja.  


Ternyata hidangan-hidangan lezat khas Imlek juga merupakan wujud harapan masyarakat Cina akan kehidupan yang lebih baik di masa yang akan datang.

Tags:

Artikel Selanjutnya

Loading...

Logo Kawaii Beauty Japan

Gabung di social media kami untuk mendapatkan informasi dan tips kecantikan.

© 2019 PT Media Makmur

Logo Kawaii Beauty Japan Newsletter

Dapatkan informasi menarik beserta update Present terbaru dari Kawaii Beauty Japan dengan mengisi identitas Kamu di sini