Foto Cara Mengatasi Penyakit Darah Tinggi (Hipertensi)

Cara Mengatasi Penyakit Darah Tinggi (Hipertensi)

Foto serlly paryanih
serlly paryanih
Contributor
Hipertensi atau penyakit darah tinggi merupakan salah satu penyakit yang selalu mengincar masyarakat perkotaan, salah satu penyebabnya adalah gaya hidup. Lalu bagaimana cara mengatasinya?

Seiring dengan kemajuan zaman, perubahan kebiasaan pola makan dan pola hidup yang buruk turut berperan dalam peningkatan angka penderita hipertensi. Padahal hipertensi adalah momok yang sangat menakutkan karena resiko komplikasinya bisa berujung pada kematian.

Pada awalnya, gangguan tekanan darah tinggi atau hipertensi berasal dari dua faktor, yaitu karena faktor keturunan dan faktor yang bukan keturunan.

Menurut Dr. Arieska Ann Soenarta, SpJP, FIHA, "Mereka yang membawa potensi hipertensi secara genetik memiliki kemungkinan 4 kali lipat mengalami gangguan tekanan darah tinggi di kemudian hari. Oleh karena itu, orang-orang yang memiliki tekanan darah tinggi harus lebih berhati-hati." Demikian ujar beliau pada saat acara di Indonesia Society of Hypertension ( InaSH), Know Your Number, Cegah Risiko Terkena Stroke, Serangan Jatung dan Gagal Ginjal di Jakarta.

Nah, ingin tahu cara mengontrol tekanan darah melalui gaya hidup sehari-hari? Tekan tombol NEXT di bawah ini untuk mengetahui selengkapnya.

Gaya Hidup Aktif

Beberapa penelitian menyatakan bahwa melakukan aktivitas fisik selama 30 menit per hari, membantu menurunkan resiko terjadinya hipertensi 30%-50%! Luar biasa bukan? Aktivitas fisik yang dimaksud bisa berupa membersihkan lantai, mencuci kendaraan, jalan kaki dan aktivitas lain yang memanfaatkan sebagian besar otot-otot pada tubuh.

Jika seseorang melakukan aktivitas fisik secara teratur, maka tekanan darah sistolik turun 5-7 mmHg pada pasien hipertensi ringan dan penurunan tekanan darah dapat bertahan selama kurang lebih 22 jam. Ini adalah obat darah tinggi yang paling murah!

Penderita hipertensi sedang maupun berat dianjurkan untuk melakukan latihan fisik aerobic non impact atau low impact.

BACA JUGA: 7 Kebiasaan Makan Sehat Yang Perlu Kamu Lakukan​

Menjaga Berat Badan Ideal

Sebanyak 30% hingga 60%dari penderita hipertensi mengalami kelebihan berat badan atau obesitas. Apakah ini sebuah kebetulan atau ada hubungannya?

Menurunkan berat badan 4-5 kg dapat menurunkan tekanan darah hingga 7/5 mmHg baik pada penderita obesitas maupun yang tidak. Penurunan berat badan juga dapat mengawali terjadinya perubahan pola hidup. Pastikan bahwa penurunan berat badan yang dimaksud adalah pengurangan jaringan lemak karena olahraga atau gaya hidup aktif, bukan kehilangan otot karena puasa atau mengurangi asupan nutrisi.

Konsumsi Gizi Seimbang

Penderita hipertensi dianjurkan mengatur pola asupan yang sesuai dengan pedoman gizi seimbang, yaitu 3-8 porsi sumber karbohidrat di setiap harinya, sayuran 2-3 porsi, buah-buahan 3-5 porsi, protein nabati dan hewani juga masing-masing 2-3 porsi setiap harinya dengan sedikit garam dan gula.

Menurunkan Asupan Garam

Untuk penderita h  ipertensi, asupan garam wajib dikontrol. Garam mengandung natrium dan sodium yang memicu meningkatnya tekanan darah.

Untuk mencegah terjadinya hipertensi, sebaiknya kita tidak mengkonsumsi garam lebih dari 2,4 gram di setiap porsi makan atau 6 gram garam di setiap harinya. Khusus untuk penderita hipertensi, jumlah garam harus dikurangi menjadi 1,5 gram per porsi makan atau 3,5 - 4 gram garam di setiap harinya.

Hindari jenis makan yang berasa asin atau diasinkan, diasap, juga makanan kaleng dan makan olahan. Contohnya makanan seperti keripik asin, kue asin, roti atau kue yang menggunakan garam di dapur atau baking powder dan soda kue, dan lain-lain.

Bahkan menurut Dr. Arieska, "Kandungan garam dalam kecap manis bila diendapkan kurang lebih setinggi 1 cm dari dasar botolnya. Apalagi kecap asin.”

BACA JUGA: Dapatkan Kulit Cantik dan Sehat dengan Terapi Garam​


Ingatlah ladies. Mencegah penyakit jauh lebih baik dibanding mengobati. Jadi marilah kita cegah sekarang sebelum mengalami.

Cara paling pertama yang bisa dilakukan untuk mengendalikan hipertensi adalah dengan menghindari gaya hidup yang tidak baik seperti rokok dan alkohol.

Stop merokok

Rokok mengandung nikotin, karbon monoksida, arsenic, dan 4000 bahan kimia di mana 60 di antaranya sudah terbukti menyebabkan kanker.

Salah satu studi di Karalinska Institute, Stockhlom, Swedia menunjukkan bahwa bayi yang dilahirkan dari seorang ibu yang merokok memiliki masalah pada tekanan darah walau pun baru berusia satu tahun! Ganggguan tekanan darah yang ditimbulkan akan terus menurus memburuk seiring bertambahnya usia sang bayi.

BACA JUGA: Bahaya Rokok Bagi Kesehatan dan Kecantikanmu! Hentikan Mulai Sekarang!​

Hindari Alkohol

Konsumsi alkohol jangan sampai melebihi 3 gram per hari atau 20 gram per minggu. Ada hubungan linear antara konsumsi alkohol dengan kasus hipertensi. Riset menunjukkan bahwa berapapun kadarnya, alkohol yang masuk ke dalam tubuh bisa meningkatkan tekanan darah.

Artikel Selanjutnya

Foto serlly paryanih

serlly paryanih

friendly , traveling

Loading...

Logo Kawaii Beauty Japan

Gabung di social media kami untuk mendapatkan informasi dan tips kecantikan.

© 2019 PT Media Makmur

Logo Kawaii Beauty Japan Newsletter

Dapatkan informasi menarik beserta update Present terbaru dari Kawaii Beauty Japan dengan mengisi identitas Kamu di sini

Yuk, Awali Hidup Sehat dengan Nutrilite!

Yuk, Awali Hidup Sehat dengan Nutrilite!

Ayu Dewi Handayani Ayu Dewi Handayani
Kenali Lebih Dekat tentang Kanker Kolorektal

Kenali Lebih Dekat tentang Kanker Kolorektal

Rinanti Hasari Rinanti Hasari
7 Manfaat Cuka Apel yang Perlu Kamu Ketahui

7 Manfaat Cuka Apel yang Perlu Kamu Ketahui

Ayu Dewi Handayani Ayu Dewi Handayani
6 Cara Menjaga Bentuk Payudara agar Tidak Kendur

6 Cara Menjaga Bentuk Payudara agar Tidak Kendur

Ayu Dewi Handayani Ayu Dewi Handayani
8 Makanan yang Perlu Kamu Hindari untuk Melangsingkan Perut

8 Makanan yang Perlu Kamu Hindari untuk Melangsingkan Perut

Ayu Dewi Handayani Ayu Dewi Handayani
Ketahui Jenis Bra yang Cocok untuk Tubuhmu

Ketahui Jenis Bra yang Cocok untuk Tubuhmu

Ayu Dewi Handayani Ayu Dewi Handayani